Selasa 2 minggu lalu bunda membawa Salsa ke dr. Idham karena batuk+pileknya Salsa mulai mengganggu aktivitasnya. Sampai hari Rabu belum keliatan berkurang (biasanya emang kliatan berkurang kalo obatnya udah habis diminum), ternyata Rabu malam Salsa demam lagi, dan tidak turun walaupun sudah dikasih Tempra sesuai anjuran dokter.
Kamis pagi, kita balik lagi ke dr. Idham, dan ternyata saran dari dokter Salsa dirawat di RS karena kondisi Salsa yang lemes. Keluar dari ruang praktek dokter, Salsa langsung dibawa ke IGD untuk dikasih infus (gak kebayang sebelumnya deh kl Salsa musti diinfus), pas diinfus aja bunda sampe ikut nangis.
Setelah masuk ke kamar perawatan, Salsa lumayan bisa istirahat (setelah semalam gak bisa tidur dengan tenang krn badannya demam). Salsa dirawat 5 hari, dengan kondisi diinfus 4 hari. Selama dirawat, Salsa juga diinhalasi untuk mengencerkan dahak yang sudah sampai ke paru-parunya. Salah satu kesulitan lain adalah selama proses inhalasi, Salsa nangis dan berontak gak mau (pdhl ditangan kanannya terpasang jarum infus), wahh bunda bener2 kasian deh lihat Salsa seperti itu. Selama di RS, Salsa bener2 gak mau sama orang lain. Dia hanya mau dipegang sama bundanya, wong kalo tidur aja bundanya dipeluk kenceng banget dan kl bundanya pergi pasti dia terbangun (jd kl bundanya mandi dia pasti nangis, walaupun dia dipegang oleh ayah/utinya).
Senin minggu kemarin Salsa kembali ke rumah, walaupun jalan masih sempoyongan tapi tetap aja dia maunya jalan terus dan Salsa udah mulai cerewet lagi. Tapi selama dirumah Salsa sering muntah + buang2 air. Sewaktu di RS, dokter pernah menyatakan bahwa dahak yg sudha diencerkan akan keluar lewat muntah atau pup dan memang muntahnya Salsa emang banyak lendir kayak dahak gitu. Minum susu turun drastis (sekali minum paling hanya 20ml), kalau makan masih lumayan (walau gak banyak).
Kamis pagi, kita balik lagi ke dr. Idham, dan ternyata saran dari dokter Salsa dirawat di RS karena kondisi Salsa yang lemes. Keluar dari ruang praktek dokter, Salsa langsung dibawa ke IGD untuk dikasih infus (gak kebayang sebelumnya deh kl Salsa musti diinfus), pas diinfus aja bunda sampe ikut nangis.
Senin minggu kemarin Salsa kembali ke rumah, walaupun jalan masih sempoyongan tapi tetap aja dia maunya jalan terus dan Salsa udah mulai cerewet lagi. Tapi selama dirumah Salsa sering muntah + buang2 air. Sewaktu di RS, dokter pernah menyatakan bahwa dahak yg sudha diencerkan akan keluar lewat muntah atau pup dan memang muntahnya Salsa emang banyak lendir kayak dahak gitu. Minum susu turun drastis (sekali minum paling hanya 20ml), kalau makan masih lumayan (walau gak banyak).
Sampe hari Kamis, Salsa udah gak muntah. Frekuensi pup-nya juga udah berkurang, tapi kmrn siang perutnya Salsa kembung (besar dan keras). Eyang uti yang jagain Salsa dirumah langsung nelpon bunda kasih tahu kondisi Salsa. Gak nunggu lama, bunda lgsg ijin ke atasan buat antar Salsa ke RS dan janjian ma uti ketemuan lgsg di RS (kali ini kita ke dr. Yahya karena dr. Idham baru praktek sore hari). Sebelum diperiksa, Salsa ditimbang berat badannya, ternyata turun drastis (dari 9,7kg jadi 8,9kg). Hasil pemeriksaan oleh dr. Yahya mengindikasikan Salsa hampir terkena muntaber, dan oleh dr. Yahya disarankan Salsa banyak dikasih cairan yang ”berisi” (air kelapa, pocari sweat, air tajin, air teh manis). Susu dan bubur juga untuk sementara diganti dengan susu dan bubur khusus untuk gangguan pencernaan. Alhamdulillah, dengan menuruti saran dari dokter Salsa sudah lebih sehat dan lebih ceria ..
Semoga Salsa dikasih kesehatan terus sama Allah SWT .. Amiinnn …
2 comments:
Salsa, cepet semnuh ya sayang...
ya allah... ternyata salsa sakit ya... duh kasian banged liatnya, cepet sembuh ya sayang....
Post a Comment