Hari Minggu tanggal 13 Februari 2011 lalu, Chacha dan keluarga besar dari Bandung mengunjungi Sea World Indonesia. Sebetulnya acara awal keluarga Bandung datang ke Jakarta adalah untuk menghadiri pernikahan saudara, dan setelah selesai acara kondangan baru deh kita lanjut ke Sea World Indonesia ..
Anak-anak sangat exciting begitu dibilang mau ke Sea World, alhasil pas acara kondangan agak lama mereka udah mulai complaint "kapan ke seaworld? aku mau ke seaworld, dsb". Sekitar jam 1 siang kami bernagkat dari Hotel Kartika Chandra ke Sea World dan sesampainya disana kita sholat dan langsung masuk ke Sea World Indonesia.
Aquarium pertama yang dikunjungi Chacha adalah akuarium Ikan Dugong atau Ikan Duyung. Ternyata bentuk ikan duyung itu berbeda jauh dengan apa yang mereka sering lihat di cerita-cerita. Ikan duyung di aquarium Sea World ini ukuran badannya besar dengan bentuk mulut menyerupai singa laut sedangkan kalau di cerita-cerita, bentuk ikan duyung biasanya perempuan cantik dengan bagian tubuh bawah berupa sirip ikan.
Acara melihat-lihat aquarium dilanjutkan ke aquarium2 di sekitarnya dimana terdapat ikan piranha, ubur-ubur, gurita, ikan terumbu karang, belut laut, bintang laut, teripang dan ikan buntal. Untung sebelum ke sea world Chacha udah pernah dibacakan buku tentang hewan-hewan laut tsb jadi begitu sampai disana Chacha pertanyaan2 yg disampaikan Chacha lebih bersifat konfirmasi. Saat melihat ikan buntal, Chacha penasaran dengan perubahan yg dia lihat di buku dimana ikan tersebut akan menggembung dan mengeluarkan duri di badannya, namun karena ikan buntal tsb tidak ada yang mengganggu Chacha gak berkesempatan melihat ikan buntal berubah bentuk deh. Oh iya, disana juga ada kolam sentuh dimana didalamnya terdapat ikan2 yg bisa dipegang (ikan pari kecil sama ikan hiu) tapi krn Chacha tahu kalo ikan2 itu berbahaya, dia sama sekali gak berani menyentuh ...
Atraksi yang cukup menarik adalah di kolam hiu, dimana pada saat itu pas jam makannya ikan hiu. Wahh ramai sekali pengunjung yg hendak menyaksikan bagaimana cara memberi makan ikan hiu yang terkenal ganas. Ternyata kakak yg memberi makan masuk dalam kerangkeng (semacam kandang besi) yang diceburkan ke dalam akuarium. Kemudian dengan menggunakan tongkat, sang kakak memberikan ikan sebagai santapan hiu. Selama memberi makan, sang kakak harus hati-hati dan gak boleh lengah krn kalo lengah sedikit bisa2 nanti dia menjadi korban santapan ikan hiu.
Setelah melihat ikan hiu makan, kita lanjut ke aquarium utama. Aquarium utama ini adalah lorong dimana diatas kita adalah aquarium raksasa dan isinya bermacam-macam ikan. Ikan yang paling menarik perhatian Chacha adalah ikan pari raksasa dan ikan hiu, wahhhh melihat ikan-ikan itu lewat diatas kepala Chacha langsung Chacha kepengen megang kaca aquariumnya.
Alhamdulillah, Chacha and other kids are so happy being there ... We will wait for next holiday with full family :)
*efek setelah pergi ke Sea World, Chacha request untuk minta dicarikan gambar dan informasi beberapa binatang yang ternyata bentuk aslinya lebih menarik daripada di gambar (teripang, bintang laut, ubur-ubur, gurita, ikan piranha, ikan hiu)*
0 comments:
Post a Comment